Jakarta Partai Golkar mulai bersiap untuk menghadapi Pemilu 2009. Perombakan pengurus pun akan dilakukan. Pengurus yang tidak aktif akan diberhentikan.
”Semua struktur Golkar harus berjalan aktif, kalau tidak harus diganti,” kata Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla dalam jumpa pers di sela-sela Rapat Konsultasi Partai Golkar di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Jumat (2/5).
Kalla mengatakan, kalau pengurus yang terlalu sibuk dengan pekerjaan lain, kemungkinan tidak akan bekerja optimal. Padahal, menjelang Pemilu, partai harus bekerja sebaik-baiknya. ”Evaluasi pengurus harus dilakukan terus menerus,” ujarnya.
Terkait dengan kampanye Pemilu yang memakan biaya cukup banyak, Kalla melarang kadernya mengumpulkan dana dengan cara yang tidak halal. ”Saya tidak menganjurkan bahkan melarang, jangan kembangkan dana partai dari sisi yang tidak benar. Ini berbahaya bagi masing-masing, maka bisa perburuk citra partai juga,” kata dia.
Selain memperburuk citra, dana-dana ”tidak benar” ini bisa menjerat pengurus atau perorangan ke masalah hukum. Menurut Kalla, praktik-praktik yang tidak halal itu seperti mengambil dana-dana dari instansi pemerintah atau departemen yang bisa menjadi bumerang dan merusak citra partai. Dalam kesempatan itu Jusuf kalla juga menegaskan bahwa partainya bukan merupakan benteng korupsi dan tak akan membela kadernya yang terlibat kasus korupsi.
Karena itu, Kalla mengatakan, Golkar hanya akan membela kadernya yang teraniaya. Sedangkan kadernya yang terlibat korupsi, tidak akan dibela. ”Kami serahkan sepenuhnya kepada hukum yang berlaku karena Partai Golkar bukan benteng korupsi.”
Saat ini dua anggota Fraksi Golkar sudah ditahan KPK yaitu Saleh Djasit yang diduga terlibat kasus korupsi penggelembungan dana pengadaan mobil kebakaran pada 2003 saat masih menjabat Gubernur Riau dan Hamka Yandhu ditahan KPK karena diduga terlibat dalam kasus korupsi aliran dana BI. - dtc/Ant
bagi yang mau tukeran link bisa hubungi admin:
e-mail:indonesiahackerlink@yahoo.com
ym:pratama_adi2001
Jumat, 02 Mei 2008
Persiapan hadapi Pemilu, Kalla akan rombak pengurus Golkar
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar