JAKARTA (Bisnis): BPS melaporkan inflasi bulanan pada April sebesar 0,57%, sementara kontribusi terbesar yang biasanya disumbangkan bahan makanan kini tergeser kelompok perumahan dan energi.
Kepala BPS Rusman Heriawan mengatakan inflasi pada bulan keempat ini relatif lebih rendah jika dibandingkan dengan Maret yang sempat mencapai 0,95%.
Inflasi pada April, paparnya, terjadi karena adanya kenaikan harga pada beberapa kelompok barang dan jasa, a.l. bahan pangan 0,55%, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,86%, dan kelompok perumahaan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 1,62%.
Kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok kesehatan sebesar 1,88%.
Menurut dia, inflasi pada April ini bisa lebih tinggi jika tidak dibantu oleh sejumlah barang dan jasa yang bulan lalu mengalamai deflasi, termasuk beras dan tarif pulsa telepon genggam.
"khusus beras, masih terjadi penurunan harga beras pada April sehingga sumbangan deflasi 0,09%. Dari inflasi 0,57% pada bulan lalu, sumbangan deflasi terbesar berasal dari penurunan tarif pulsa yaitu sebesar 0,21%," katanya. (tw)
bagi yang mau tukeran link bisa hubungi admin:
e-mail:indonesiahackerlink@yahoo.com
ym:pratama_adi2001
Minggu, 04 Mei 2008
Perumahan, energi kontribusi terbesar inflasi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar