BEIJING - Korban tewas akibat virus mematikan yang menyerang anak-anak di China meningkat menjadi 24 orang.
Media pemerintah China, Xinhua melaporkan di antara korban tewas akibat enterovirus 71 (EV-71) itu adalah seorang anak berusia 18 bulan di Kota Foshan di Provinsi Guangdong. Seorang anak yang meninggal pada 25 April lalupun terbukti positif mengidap virus yang sama. Sebanyak 22 orang yang meninggal dilaporkan berada di Provinsi Anhui.
Enterovirus 71 adalah penyakit yang menyerang bagian tangan, kaki dan mulut yang rentan dialami anak-anak.
Wabah virus ini tak pelak membuat konsentrasi pemerintah China mempersiapkan ajang Olimpiade semakin berat. Pemerintah China saat ini mendapatkan kecaman bertubi-tubi dari dunia internasional akibat kekerasan yang terjadi di Tibet.
Seperti dikutip dari Associated Press, Minggu (4/5/2008), Departemen Kesehatan China menyatakan akan berupaya keras untuk melakukan upaya pencegahan wabah tersebut agar tidak mengganggu Olimpiade dan keaman sosial China.
Perkembangan virus tersebut sudah dalam tingkat yang mengkhawatirkan. Dari 3,736 kasus EV-71 yang dilaporkan terjadi di Fuyang hingga Sabtu, jumlah penderita meningkat 415 hanya dalam 24 jam. 22 orang tewas dan 1,115 lainnya masih mengalami perawatan di rumah sakit. Di antaranya 42 orang dalam kondisi kritis.
Pihak kesehatan China telah mengirim para ahli ke Provinsi Anhui untuk mencari solusi dalam menghambat penyebaran virus tersebut. Televisi lokal menyiarkan gambar para pekerja menyemprotkan disinfektan di rumah-rumah di pedesaan di luar Fuyang. Para medis juga melakukan peninjauan terhadap keluarga yang memiliki anak-anak kecil.
bagi yang mau tukeran link bisa hubungi admin:
e-mail:indonesiahackerlink@yahoo.com
ym:pratama_adi2001
Sabtu, 03 Mei 2008
Virus Mematikan Serang Balita China, 24 Tewas
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar